PUANPERTIWI
Event & Info

Tujuh Tahun Berdiri, HIJUP Bawa Indonesia Ke Kancah Fashion Dunia

Jakarta, puanpertiwi.com- Sebagai pionir e-commerce fashion muslim di dunia, HIJUP turut menghadirkan inovasi sebagai katalisator dan wadah bagi para desainer busana muslim untuk

dapat tumbuh dan berkembang bersama. Perjalanan HIJUP selama tujuh tahun syarat akan makna yang

memberdayakan perubahan dan menginspirasi kebaikan, baik kesederhanaan berpenampilan maupun

gaya hidup islami, yang selaras dengan campaign besar HIJUP, #EmpowerChange.

HIJUP adalah e-commerce fashion muslim pertama di dunia yang didirikan pada tahun 2011 oleh perempuan bernama Diajeng Lestari.

Dengan konsep online mall dan offline store, HIJUP menyediakan berbagai macam produk terbaik karya desainer

fashion muslim. Produk yang disediakan ditujukan untuk wanita dan pria, mulai dari pakaian, kerudung, aksesoris

dan banyak lagi lainnya.

Sejak awal berdiri, HIJUP berperan sebagai perantara antara para desainer dengan pembeli di seluruh dunia. Terdapat sekitar 200 desainer atau merek yang telah bergabung menjadi HIJUP tenant.

HIJUP store sendiri terdapat di delapan kota di Indonesia dan satu di Malaysia yang sudah beroperasi. Bersama

HIJUP, para desainer dapat meningkatkan keuntungan dengan lebih efisien dan pembeli jadi lebih mudah mencari produk yang diinginkan. Melalui campaign besarnya, #EmpowerChange, HIJUP yakin bahwa setiap individu dapat memberikan perubahan dalam setiap kebaikan mulai dari berpenampilan yang baik, menginspirasi gaya hidup

islami, hingga berbuat dan berkontribusi untuk lingkungan sekitar.

“MasyaAllah banyak sekali kisah dan tokoh di balik perjalanan HIJUP hingga menjadi saat ini. Mulai dari bekerja di ruangan seluas 3×3 meter, admin

komputer yang resign di hari pertama HIJUP beroperasi, menemui desainer satu per satu guna mengajak bergabung, hingga HIJUP diundang ke markas Google di Amerika. Kolaborasi dan bergerak bersama berbagai pihak merupakan kunci untuk dapat mendukung Indonesia menjadi kiblat fashion muslim.” tutur Diajeng Lestari selaku Chief Executive Officer HIJUP saat acara HIJUP 7th Anniversary pada Kamis, (9/8/18) di wilayah Jakarta Selatan.

Pada momen HIJUP 7th Anniversary kali ini, HIJUP mengangkat tema #HIJUP7OURNEY untuk mengajak

masyarakat mengetahui perjalanan dan perkembangan HIJUP di industri fashion muslim dari segi bisnis hingga inspirasi gaya hidup.

“Tahun ini, Alhamdulillah HIJUP telah memasuki pasar Online to Offline (O2O) dengan membuka toko di kota-kota besar. Akhir tahun ini, HIJUP Store ditargetkan akan hadir di 20 kota Indonesia dan juga di London, Inggris. Di usia yang ke tujuh ini, HIJUP ingin memberikan sesuatu yang lebih bagi komunitas dan masyarakat dengan beragam konten yang menginspirasi gaya hidup Islami.” tambah Diajeng lestari.

Seiring pula dengan munculnya fenomena hijrah di Indonesia, HIJUP berkomitmen untuk mengiringi berbagai kebutuhan, baik rohani maupun jasmani, melalui berbagai program online dan offline yang menginspirasi gaya hidup islami. Selama bulan Agustus, HIJUP akan menghadirkan Kajian Akbar HIJUP di tujuh kota (Jakarta, Bandung, Palembang, Padang, Lombok, Makassar, Pekanbaru).

“Alhamdulillah, kerja sama Kami dengan HIJUP sudah terjalin sejak tahun pertama HIJUP berdiri pada 2011. HIJUP dan Kami melewati bersama proses dengan kondisi pasar fashion muslim yang dinamis. Semoga kolaborasi HIJUP dengan Kami ke depannya dapat terus memberikan warna dan kontribusi di industri fashion muslim Indonesia.” ungkap Istafiana Candarini selaku Director Kami dan HIJUP tenant.

Hanna Faridi selaku Chief Merchandiser & Buyer Officer HIJUP menambahkan, “Pencapaian HIJUP hingga saat ini terwujud berkat kepercayaan para tenant dengan terus membuat inovasi dalam kolaborasi dan mengawinkan ide-ide inspiratif dalam setiap produknya. Kreativitas dan inovasi para tenant tersebut didukung pula oleh data customer yang dimiliki HIJUP. InsyaAllah kita berusaha terus fokus kepada kepuasan dan kenyamanan customer dengan terus memperhatikan kualitas produk dan pelayananya.”

Reporter: Zacky

Leave a Response