PUANPERTIWI
Culture

Para Siswa Thailand Yang Terkurung di Gua Alami Ini

Puanpertiwi.com – Para siswa Thailandyang berhasil selamat setelah terperangkap belasan hari di gua kini dilaporkan mengalami penurunan berat badan dan menderita gangguan kesehatan.

Selain itu beberapa siswa juga mengalami gejala pneumonia. Mereka dirawat di Rumah Sakit Chiang Rai Prachanukroh.

Pneumonia adalah infeksi di paru-paru baik oleh bakteri, virus atau jamur. Ini menyebabkan pembengkakan di ruang udara kecil di paru-paru ‘alveoli’ yang menjadi dipenuhi lendir atau nanah.

Sebuah sumber mengatakan hampir semua 13 orang yang diselamatkan memiliki jumlah sel darah putih yang tinggi, yang menunjukkan mereka mengalami infeksi. Namun, Pejabat Senior Kementerian Kesehatan Thailand, Thongchai Lertwilairattanapong, mengatakan mereka tidak menunjukkan tanda-tanda stres.

“Secara keseluruhan, mereka menunjukkan tingkat kesehatan yang baik bahkan setelah terjebak selama 17 hari,” katanya.

Setelah terjebak di dalam gua yang dipenuhi air selama 17 hari, 12 remaja dan seorang pelatih sepak bola berhasil dievakuasi pada Selasa, 10 Juli 2018. Tim sepak bola “Wild Boars”, yang berusia antara 11 dan 16 tahun, beserta pelatih mereka yang berusia 25 tahun terperangkap pada 23 Juni saat menyusuri gua di provinsi utara Chiang Rai, Thailand, ketika hujan turun dan membanjiri gua.

Seperti diberitakan Reuters, para penyelam Inggris menemukan 13 korban dalam kondisi lapar dan berkerumun dalam kegelapan di kamar gua yang berlumpur. Tinggi banjir menggenangi lorong gua hingga beberapa kilometer di dalam kompleks gua Tham Luang, pada Senin pekan lalu.

Setelah merencanakan operasi penyelamatan selama berhari-hari bagaimana mengeluarkan korban yang terjebak, misi penyelamatan digelar pada Minggu 8 Juli, ketika empat dari anak laki-laki pertama berhasil dibawa keluar.

Empat lainnya diselamatkan pada Senin 9 Juli dan empat anak laki-laki terakhir beserta pelatih dibawa keluar pada Selasa 10 Juli. Keberhasilan ini diwarnai kesedihan setelah penyelam angkatan laut Thailand tewas pada Jumat 6 Juli saat operasi penyelamatan.

Reporter :Bintang

Leave a Response