PUANPERTIWI
Culture

Piara 500 Ekor Kucing, Penjual Es Blender Ini Didaulat Jadi ‘Ratu Kucing’

Puanpertiwi.com – Perempuan penjual minuman blender ini rela berbagi dengan belasan kucing yang ditemukannya terurus di jalanan. Walaupun hidupnya sebatas cukup, perempuan bernama Welia Iyah ini merawat 19 kucing dirumahnya.

Namun jumlah tersebut bisa bertambah kalau Welia menemukan lagi kucing telantar. Bahkan pernah Welia memelihara 37 kucing di rumahnya. Perempuan berusia 27 tahun ini menamai rumahnya sebagai panti asuhan kucing telantar. Kegiatan ini diawalinya dari kesenangan memelihara kucing seperti yang ditularkan orangtuanya.

Sejak 2010, Welia sering memungut kucing yang dilihatnya tak terawat. Jika dihitung-hitung sejak 2010, sudah sekitar 500 kucing dirawatnya. Sejumlah di antaranya diminta teman untuk dirawat.

“Kadang ada melihat kucing di pasar atau di jalan yang kurus tidak terawat, ada juga yang masih kecil dan ditinggal induknya, saya bawa pulang dan dipelihara,” ujar Welia.

Bahkan Welia tak segan untuk merawat kucing telantar dan yang berpenyakit.

Dari berjualan minuman blender, Welia mengaku dalam sehari bisa mendapat penghasilan Rp 20 ribu hingga Rp 50 ribu. Namun dia percaya rezekinya tidak akan berkurang karena memberi makan dan merawat kucing.

Kucing itu, oleh Welia, diberi makan nasi dan ikan puyau, ikan sungai ini harga Rp 10 ribu per kilogram. Dalam satu hari, 19 kucing itu bisa menghabiskan satu kilogram pulau yang dikukus dan dicampur nasi.

Setiap hari Welia pergi ke pasar untuk membeli puyau mati namun belum busuk agar mendapat harga yang lebih murah. Jika tidak ada sisa nasi di rumah, biasanya kucing-kucing itu juga diberi nasi yang dikonsumsi dirinya dan keluarga.

Saat ada tetangga yang menggelar acara, Welia juga biasa meminta nasi sisa. “Nasi itu dikeringkan agar awet. Jika hendak digunakan dikukus lagi dan dicampur dengan ikan,” ujarnya.

Dalam satu hari, kucing tersebut diberi makan dua kali, yaitu pagi dan malam. Saat memberi makan malam, semua kucing dimasukkan dalam rumah. Pintu pun ditutup agar tidak ada kucing yang berkeliaran di luar rumah.Untuk memanjakan kucing-kucingnya, Welia pun membuat sebuah mainan berupa ayunan dari kain sebagai tempat bermain kucing-kucingnya.

Reporter: Dian

Leave a Response